Selasa, 31 Januari 2012

PRAKTIKUM KIMIA PENENTUAN SIFAT LARUTAN ASAM BASA



I.      Nama Percobaan     :
Penentuan sifat larutan asam – basa.

II.      Tujuan Percobaan   :
Menentukan sifat larutan asam – basa dengan indikator kertas lakmus.

III.      Alat dan Bahan       :

·        Pelat tetes
·        Pipet tetes
·        Lakmus merah
·        Lakmus biru
·        Air jeruk asam
·        Air kapur basa
·        Cuka dapur asam
·        Air gula netral
·        Air sabun basa

IV.       Cara Kerja         :

1.    Masukkan air jeruk ke dalam pelat tetes dengan menggunakan pipet tetes.
2.    Celupkan lakmus merah dan lakmus biru lalu catat perubahan warnanya.
3.    Lakukan dengan cara yang sama pada air kapur, cuka dapur, air gula, dan air sabun.


V.             Hasil Pengamatan :


Jenis Larutan
Perubahan Warna
Lakmus Merah
Lakmus Biru
Air jeruk
Tetap
Merah
Air kapur
Biru
Tetap
Cuka dapur
Tetap
Merah
Air gula
Tetap
Tetap
Air sabun
Biru
tetap


VI.             Pertanyaan       :
1.  Larutan apakah yang termasuk larutan asam dan larutan basa ?
2.  Bagaimanakah warna lakmus merah dan biru di dalam asam dan basa ?

  Jawab :
1.     Yang termasuk larutan asam adalah   : Air jeruk dan Cuka dapur.
Yang termasuk larutan basa adalah : Air kapur dan Air sabun.
Tetapi  Air gula tidak termasuk larutan asam maupun basa, tetapi termasuk larutan
netral.

2.     Di dalam larutan asam warna kertas lakmus merah tetap merah ( tidak berubah ) dan warna kertas lakmus biru berubah menjadi warna merah.
Di dalam larutan basa warna kertas lakmus merah berubah menjadi biru dan warna kertas lakmus biru tetap biru ( tidak  berubah ).


VII.             Kesimpulan     :
Ternyata kertas lakmus dapat digunakan sebagai indikator penentu larutan asam dan larutan basa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar